Tuesday, March 15, 2011

Al-Maarij

TEMPAT-TEMPAT NAIK
Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang
Seseorang peminta telah meminta kedatangan azab yang bakal terjadi, (1) Untuk orang-orang kafir, yang tidak seorangpun dapat menolaknya, (2) [Yang datang] dari Allah, Yang mempunyai tempat-tempat naik. (3) Malaikat-malaikat dan Jibril naik [menghadap] kepada Tuhan dalam sehari yang kadarnya lima puluh ribu tahun [2]. (4) Maka bersabarlah kamu dengan sabar yang baik. (5) Sesungguhnya mereka memandang siksaan itu jauh [mustahil]. (6) Sedangkan kami memandangnya dekat [pasti terjadi]. (7) Pada hari ketika langit menjadi seperti luluhan perak. (8) Dan gunung-gunung menjadi seperti bulu [yang beterbangan], (9) Dan tidak ada seorang teman akrabpun menanyakan temannya, (10) Sedang mereka saling melihat. Orang kafir ingin kalau sekiranya dia dapat menebus [dirinya] dari azab hari itu dengan anak-anaknya. (11) Dan isterinya dan saudaranya, (12) Dan kaum familinya yang melindunginya [di dunia]. (13) Dan orang-orang di atas bumi seluruhnya, kemudian [mengharapkan] tebusan itu dapat menyelamatkannya. (14) Sekali-kali tidak dapat. Sesungguhnya neraka itu adalah api yang bergejolak, (15) Yang mengelupaskan kulit kepala, (16) Yang memanggil orang yang membelakang dan yang berpaling [dari agama]. (17) Serta mengumpulkan [harta benda] lalu menyimpannya [1]. (18) Sesungguhnya manusia diciptakan bersifat keluh kesah lagi kikir. (19) Apabila ia ditimpa kesusahan ia berkeluh kesah, (20) dan apabila ia mendapat kebaikan ia amat kikir, (21) kecuali orang-orang yang mengerjakan shalat, (22) yang mereka itu tetap mengerjakan shalatnya, (23) dan orang-orang yang dalam hartanya tersedia bagian tertentu, (24) bagi orang [miskin] yang meminta dan orang yang tidak mempunyai apa-apa [yang tidak mau meminta], (25) dan orang-orang yang mempercayai hari pembalasan, (26) dan orang-orang yang takut terhadap azab Tuhannya. (27) Karena sesungguhnya azab Tuhan mereka tidak dapat orang merasa aman [dari kedatangannya]. (28) Dan orang-orang yang memelihara kemaluannya, (29) kecuali terhadap isteri-isteri mereka atau budak-budak yang mereka miliki [2] maka sesungguhnya mereka dalam hal ini tiada tercela. (30) Barangsiapa mencari yang di balik itu [3] maka mereka itulah orang-orang yang melampaui batas. (31) Dan orang-orang yang memelihara amanat-amanat [yang dipikulnya] dan janjinya. (32) Dan orang-orang yang memberikan kesaksiannya. (33) Dan orang-orang yang memelihara shalatnya. (34) Mereka itu [kekal] di surga lagi dimuliakan. (35) Mengapakah orang-orang kafir itu bersegera datang ke arahmu, (36) Dari kanan dan dari kiri dengan berkelompok-kelompok? [4] (37) Adakah setiap orang dari orang-orang kafir itu ingin masuk ke dalam surga yang penuh keni’matan?, (38) Sekali-kali tidak! Sesungguhnya Kami ciptakan mereka dari apa yang mereka ketahui [air mani] [5]. (39) Maka Aku bersumpah dengan Tuhan Yang Mengatur tempat terbit dan terbenamnya matahari, bulan dan bintang; sesungguhnya Kami benar-benar Maha Kuasa. (40) Untuk mengganti [mereka] dengan kaum yang lebih baik dari mereka, dan kami sekali-kali tidak dapat dikalahkan. (41) Maka biarkanlah mereka tenggelam [dalam kebathilan] dan bermain-main sampai mereka menjumpai hari yang diancamkan kepada mereka, (42) [yaitu] pada hari mereka keluar dari kubur dengan cepat seakan-akan mereka pergi dengan segera kepada berhala-berhala [sewaktu di dunia], (43) dalam keadaan mereka menekurkan pandangannya [serta] diliputi kehinaan. Itulah hari yang dahulunya diancamkan kepada mereka. (44)

0 comments: